Hubungan Antara Penerapan Perilaku 5S Karyawan dengan TingkatKunjungan Pasien Berkebutuhan Khusus di Puskesmas Tikung KabupatenLamongan Tahun 2024
Kata Kunci:
Penerapan Perilku 5S KaryawanAbstrak
Judul : Hubungan Antara Penerapan Perilaku 5S dengan Tingkat Kunjungan Pasien Berkebutuhan Khusus di Puskesmas Tikung Kabupaten Lamongan. Latar Belakang : Puskesmas sebagai salah satu system pelayanan kesehatan secara umum dapat memberikan pelayanan untuk masyarakat berupa pelayanan kesehatan mencakup pelayanan medic, dilaksanakan melalui unit gawat darurat, satunya yaitu populasi angka kunjungan pasien berkebutuhan khusus di pelayanan puskesmas Tikung belum memenuhi target. Sehingga dalam upaya pemberian pelayanan kesehatan yang diperlukan yaitu penerapan perilaku kerja 5S. Tujuan : Menganalisis hubungan antara perilaku 5S Karyawan dengan tingkat kunjungan pasien berkebutuhan khusus di puskesmas Tikung Kabupaten Lamongan. Metode Penelitian : Desain Penelitian Kuantitatif Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional, menggunakan Total Sampling dan Populasi Jumlah keseluruhan kayawan puskesmas Tikung yang berjumlah 74 Karyawan. Pengumpulan data menggunakan Lembar Observasi dan menggunakan Uji Spearman rho. Hasil Penelitian : Ada hubungan antara penerapan perilaku 5s karyawan dengan tingkat kunjungan pasien berkebutuhan khusus. Berdasarkan analisis dari koefisisen korelasi dengan besar korelasi 0,853 (sangat kuat) dan arah korelasinya positif. Kesimpulan: Penerapan Perilaku 5S Karyawan memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Tingkat Kunjungan Pasien Berkebutuhan Khusus di Puskesmas Tikung Lamongan