Hubungan Antara Pengetahuan Gizi Ibu dan Status Gizi Balita: Tinjauan Literatur

Penulis

  • Intan Rakhma Kinanti S1 Gizi Penulis
  • Sudjarwanto S1 Gizi Penulis
  • Ana Nurlaili H S1 Gizi Penulis

Kata Kunci:

Literasi Gizi, Status Gizi Anak, Balita, Ibu, Stunting, Tinjauan Literatur

Abstrak

Latar Belakang: Status gizi pada balita merupakan indikator utama dalam mengevaluasi kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Salah satu determinan penting dalam pencapaian status gizi yang optimal adalah tingkat pengetahuan gizi yang dimiliki oleh ibu. Rendahnya literasi gizi pada ibu dapat berdampak negatif terhadap praktik pemberian makanan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap permasalahan gizi seperti kurang gizi dan stunting. Namun, hasil-hasil penelitian sebelumnya menunjukkan inkonsistensi mengenai hubungan antara pengetahuan ibu dan status gizi anak. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menelaah secara kritis literatur yang membahas keterkaitan antara tingkat pengetahuan gizi ibu dan status gizi balita. Metode: Tinjauan ini dilakukan dengan menganalisis tiga artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2017 hingga 2024. Ketiga studi tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan fokus pada pengaruh pengetahuan gizi ibu terhadap status gizi balita. Hasil Tinjauan: Dua dari tiga penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi ibu dan status gizi balita, sedangkan satu studi tidak menemukan hubungan yang bermakna secara statistik. Ketidakkonsistenan hasil tersebut menunjukkan bahwa status gizi balita tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu, tetapi juga oleh faktor eksternal lain seperti tingkat pendidikan, kondisi sosial ekonomi, dan praktik pengasuhan. Kesimpulan: Pengetahuan gizi ibu merupakan salah satu komponen kunci dalam upaya peningkatan status gizi balita. Intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi ibu melalui edukasi berbasis komunitas dan pelayanan kesehatan dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam menurunkan angka kejadian gizi kurang dan stunting pada anak balita.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-08 — Diperbaharui pada 2025-08-13

Versi