Pengaruh implementasi rekam medis elektronik terhadap waktu tunggu pasien rawat jalan di rumah sakit
Kata Kunci:
Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Waktu Tunggu, Pelayanan Rawat Jalan.Abstrak
Latar Belakang: Pelayanan rawat jalan yang berkualitas membutuhkan sistem pengelolaan data pasien yang cepat dan terintegrasi. Penggunaan rekam medis berbasis kertas masih menimbulkan berbagai kendala, sehingga penerapan Rekam Medis Elektronik (EMR) menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas dan mutu pelayanan kesehatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penggunaan EMR terhadap waktu tunggu pasien rawat jalan, menggambarkan proses implementasinya, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam penerapan EMR. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap 20 artikel jurnal nasional dan internasional periode 2020–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar, Garuda, dan Portal Garba Rujukan Digital, dengan fokus pada implementasi EMR dan waktu tunggu pasien rawat jalan.Hasil Penelitian: Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan EMR mampu menurunkan waktu tunggu pasien rawat jalan, terutama pada fasilitas kesehatan yang telah mengintegrasikan EMR dengan unit pelayanan terkait. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur, kompetensi tenaga kesehatan, dan dukungan manajemen, sementara hambatan meliputi kendala teknis, kurangnya pelatihan, dan resistensi terhadap perubahan alur kerja. Kesimpulan: Implementasi EMR berpotensi meningkatkan efisiensi pelayanan dan mengurangi waktu tunggu pasien rawat jalan. Optimalisasi manfaat EMR memerlukan perencanaan yang matang, penguatan infrastruktur teknologi, pelatihan berkelanjutan, integrasi sistem, serta evaluasi secara berkala.