Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur Jatirogo
Kata Kunci:
Pendidikan dan Pelatihan, Kinerja Karyawan, Rumah SakitAbstrak
Latar Belakang : Pendidikan dan pelatihan (diklat) adalah proses sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap karyawan agar lebih kompeten dalam melaksanakan tugasnya. Kinerja karyawan diartikan sebagai hasil kerja yang dilakukan secara kuantitas dan kualitas oleh seorang pegawai selama menjalankan tugasnya. Tujuan : Menganalisis pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja karyawan Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur Jatirogo. Metode : Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan sampling jenuh dengan total sampel sebanyak 83 karyawan. Data didapatkan melalui kuesioner dan olah data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil : Hasil Uji regresi linear sederhana Y = 26,371 + 0,837 menunjukkan bahwa setiap peningkatan pelatihan menaikkan kinerja sebesar 0,837. Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) dan t hitung 7,617 (> t tabel 1,664), yang berarti hipotesis diterima. Koefisien beta sebesar 0,648 berarti bahwa setiap kenaikan satu standar deviasi pada variabel pendidikan dan pelatihan akan meningkatkan variabel kinerja sebesar 0,648. Semakin besar nilai beta mendekati 1, semakin kuat pula pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja karyawan Rumah Sakit Umum Daerah R. Ali Manshur Jatirogo.