Optimalisasi Engagement Digital Marketing untuk Membangun Brand Awareness RSUD Mohammad Noer Pamekasan (RSMN) : Strategi Dan Implementasi
Kata Kunci:
Engagement Digital Marketing, Brand Awareness, Instagram.Abstrak
Latar belakang: Perkembangan teknologi digital dan media sosial seperti Instagram membuka peluang besar bagi institusi kesehatan untuk meningkatkan brand awareness melalui digital marketing. RSUD Mohammad Noer Pamekasan (RSMN) menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesadaran merek dan keterlibatan masyarakat melalui platform instagram, terutama dengan engagement rate yang rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan engagement digital marketing untuk membangun brand awareness RSMN secara efektif. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksperimental dengan non-equivalent control group design. Sebanyak 60 responden dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji Wilcoxon Signed Ranks. Dan engagement rate untuk menghitung data insight instagram. Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan brand awareness dengan skor rata-rata dari 30,67 menjadi 37,70 (p < 0,05), sementara kelompok kontrol mengalami peningkatan minimal. Meskipun engagement rate Instagram menurun dari 1,32% menjadi 0,92%, strategi digital marketing tetap efektif memperluas kesadaran merek. Simpulan: Optimalisasi engagement digital marketing melalui Instagram memberikan dampak positif signifikan dalam membangun brand awareness RSUD Mohammad Noer Pamekasan.